KB Bukan Ajak Ibu Berhenti Melahirkan

Kepala Perwakilan BKKBN NTT, Marianus Mau Kuru menyebut slogan BKKBN “Dua Anak Cukup” yang selama ini digaungkan bukan untuk membatasi masyarakat khususnya kaum perempuan agar berhenti melahirkan tetapi mengupayakan adanya pengaturan kehamilan disesuaikan dengan kondisi ekonomi keluarga.

Hal ini disampaikan Marianus kepada wartawan, Kamis (12/3) siang di sela-sela kegiatan Pra Rakerda BKKBN yang diselenggarakan di Aula Hotel Pelita-Kota Waikabubak, Sumba Barat.

Marianus mengatakan pengaturan kemahilan ini diperlukan sebagai upaya agar sang ibu memulihkan kembali alat reproduksinya setelah bersalin dan memberi ruang bagi keluarga untuk memperhatikan tumbuh kembang dan asupan gizi anak.

“Program KB bukan untuk membatasi kelahiran tetapi memberikan ruang kepada ibu atau sekedar memberikan pemahaman kepada keluarga untuk merencanakan jumlah anak sesuai kemampuan ekonomi, sekaligus merencanakan kelahiran anak minimal 3 tahun setelah kelahiran agar memungkinkan keluarga bisa memperhatikan tumbuh kembang anak termasuk otaknya. Nah untuk tumbuh kembang itu kan butuh waktu,” katanya.

Ia mengatakan meski sulit meyakinkan masyarakat untuk mengikuti program ini, ia percaya dengan sosialisasi dan kampanye yang dilakukan terus-menerus maka akan membawa dampak buat kesejahteraan masyarakat khususnya kaum perempuan yang dinilai memang punya kemampuan lebih dari kaum laki-laki.

“Kaum perempuan tidak boleh kita kukung dengan hamil saja atau urus anak tetapi harus diberi ruang untuk kembangkan dirinya. Kampanye dua anak cukup ini juga secara tidak langsung mau menyukseskan program pemerintah Provinsi, NTT Bangkit, NTT Sejahtera. Bangkit itu apa, iya kita mulai dengan pengembangan dan peningkatan SDM yang kesemuanya dimulai dari kandungan. Sejak hamil sudah diberi asupan gizi. Terus dia lahir beri ASI pertama, ASI selama 6 bulan hingga berlanjut selama 2 tahun. Bagaimana mungkin kita mau kasih ASI dua tahun kalau belum sampai waktu itu sudah hamil lagi. Sekali lagi kita perlu mengatur kelahiran anak demi mencapai apa yang kita impikan bersama,” tambahnya.