Depan > Index Berita > BKKBN NTT GANDENG MITRA, BANGUN PROGRAM KKBPK
BKKBN NTT GANDENG MITRA, BANGUN PROGRAM KKBPK
Senin, 6 Februari 2017

FOTO BERITA KS.png


Kupang – Tiga (3) pilar Program BKKBN adalah Kependudukan, KB dan Kesehatan Reproduksi serta Pembangunan Keluarga. Program Pembangunan Keluarga bertujuan untuk meningkatkan kualitas keluarga dalam upaya menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dalam pembangunan nasional, dimana lingkungan keluarga merupakan wahana pendidikan karakter yang pertama dan utama dalam membangun karakter bangsa. Demikian disampaikan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTT, Kresaputra, SH, M.Si, pada acara pembukaan kegiatan Pertemuan Pengembangan Kebijakan Pelaksanaan Pembinaan Ketahanan Keluarga (BKB, BKR, BKL, UPPKS, GenRe dan PPKS) tingkat Provinsi NTT, bertempat di Hotel Naka, (Jumat, 03/02)

Beliau menyampaikan, beberapa isu-isu strategis yang mencakup keadaan sepanjang siklus kehidupan manusia yang terkait dengan pembangunan keluarga diantaranya ASFR 15-19 tahun yang masih tinggi, Angka kematian Ibu dan bayi masih tinggi, Kesehatan Reproduksi Remaja masih rendah, pengasuhan dan pembinaan Balita dan Anak rendah, usia harapan hidup yang tinggi dan berpengaruh pada penduduk lanjut usia yang meningkat.

Pembangunan Keluarga dilaksanakan melalui pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga dengan mendorong keluarga agar dapat melaksanakan fungsi-fungsi keluarga secara optimal yang operasionalisasinya melalui wadah kelompok kegiatan (POKTAN) yang dibentuk untuk membekali setiap keluarga dengan berbagai infomasi yang berhubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan siklus hidup manusia melalui kelompok-kelompok kegiatan yaitu : Poktan Bina Keluarga Balita (BKB), Poktan Bina Keluarga Remaja (BKR), Poktan Bina Keluarga Lansia (BKL) dan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS).

Ditambahkan Beliau, sebagai jaminan agar setiap POKTAN dapat melakukan aktifitas secara berdaya guna dan berhasil guna dalam upaya mewujudkan SDM yang berkualitas, maka perlu adanya dukungan bersama sekaligus peran serta para mitra kerja terkait sehingga ada sinergitas kegiatan yang dapat dilakukan secara terpadu.

tujuan dari pertemuan ini adalah meningkatkan komitmen dari para mitra terkait dalam hal : 1) Program pengasuhan dan pembinaan tumbuh kembang anak yang holistik dan integrative; 2) Program GenRe bagi remaja dan keluarga yang memiliki remaja yang ditujukan kepada remaja/mahasiswa (Pusat Informasi Konseling - PIK R/M). Selain itu melakukan promosi Program Generasi Berencana (GenRe), untuk menghindari TRIAD KRR ( NAPZA, Seks Bebas. dan HIV/AIDs); 3) Program Pemberdayaan Lansia dalam mewujudkan Lansia Tangguh; 4) Program UPPKS bagi keluarga Pra Sejahtera dan Sejahtera I yang tidak menutupi kemungkinan bagi keluarga Sejahtera II dan III  untuk meningkatkan ekonomi keluarga; 5) Pengembangan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS) sebagai wadah kegiatan pelayanan keluarga melalui pemberian KIE, Konseling, bimbingan dan fasilitasi.

Dalam pertemuan tersebut disepakati pula beberapa hal dalam upaya pelaksanaan program pembangunan keluarga di Provinsi NTT diantaranya perlu dilakukan koordinasi sehingga ada sinergitas program terkait antar sektor di tingkat Provinsi, karena terdapat beberapa program yang kewenangannya telah dilimpahkan ke Kabupaten/Kota dan diharapkan pembiayaannya dapat dialokasikan melalui Dana Desa. Selain itu disepakati pula keterlibatan remaja dalam promosi dan kampanye TRIAD KRR, perlu dibuat kebijakan-kebijakan pemenuhan hak-hak anak, misalnya pengembangan forum anak melalui instansi terkait, keterlibatan aktif Toga/Toma, LSM terkait dalam Program Ketahanan Keluarga, serta dukungan dalam program pemberdayaan lansia.

Turut hadir sebagai narasumber diantaranya BAPPEDA Provinsi NTT terkait Kebijakan Pemerintah Provinsi NTT dalam mendukung Program Ketahanan Keluarga, Badan Narkotika Nasional Provinsi NTT dalam hal dampak buruk penyalahgunaan narkoba, serta dari Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi NTT terkait strategi menghadapi persoalan remaja kekinian.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh peserta sebanyak 50 orang mitra terkait tingkat Provinsi dan Kota Kupang diantaranya POLDA NTT, BPMPD, BP2PA, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Perindustrian, Dinas Koperasi, Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kota Kupang, KOMDA Lansia Provinsi NTT, Dekranasda, TP. PKK, LPPM Undana, PLAN International PSO Kupang, UNICEF, CIS Timor, Save The Children, Child Fun, Koalisi Kependudukan, Ketua PPKS Cendana, Forum DUMAS GenRe, lintas agama (Sinode GMIT, MUI, Keuskupan Agung Kupang) dan Pejabat Struktural Fungsional Perwakilan BKKBN Provinsi NTT.