Depan > Index Berita > PROGRAM KB TINGKATKAN KUALITAS SDM (BKKBN NTT BERIKAN ADVOKASI DAN KIE KEPADA BIDAN DAN PLKB DI ALOR)
PROGRAM KB TINGKATKAN KUALITAS SDM (BKKBN NTT BERIKAN ADVOKASI DAN KIE KEPADA BIDAN DAN PLKB DI ALOR)
Rabu, 8 Mei 2013
advokasi KKB di Alor. publish.jpg
Kalabahi – Kabupaten Alor merupakan salah satu kabupaten yang ada di provinsi Nusa Tenggara Timur, yang terletak di bagian timur laut. Kabupaten Alor terdiri dari tiga pulau besar dan enam pulau kecil yang saat ini ada penghuninya. Kabupaten Alor menyimpan segudang pesona wisata. Berdasarkan sensus penduduk tahun 2010, jumlah penduduk di Kabupaten Alor sebanyak 190.026 jiwa terdiri dari  Laki-laki 93.019 jiwa dan Perempuan 97.007 jiwa.

Jumlah kecamatan di Kabupaten Alor sebanyak 17 Kecamatan yaitu kecamatan Teluk Mutiara, Alor Barat Laut, Alor Tengah Utara, Alor Barat Daya, Alor Timur, Pantar, Pantar Barat, Pantar Timur, Pantar Tengah, Pantar Barat Laut, Alor Selatan, Alor Timur Laut, Mataru, Pureman, Pulau Pura, Lembur, dan Kabola.

Hasil “kerja keras” para bidan dan petugas lapangan KB di Alor, pada tahun 2012 pencapaian program KKB di Kabupaten Alor berada pada urutan kelima dengan capaian 116% peserta KB baru diantara 21 Kabupaten/Kota di NTT. Sementara itu capaian PB sampai dengan Maret 2013 baru sekitar 22%. Hal ini menandakan bahwa kabupaten Alor memberikan kontribusi secara bermakna terhadap penurunan TFR di NTT.

Demikian disampaikan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTT Dra. Theodora Pandjaitan, M.Sc ketika membuka sekaligus memberikan materi Kebijakan dan Strategi akselerasi Program KKB Nusa Tenggara Timur 2013 bagi 100 orang Bidan dan PLKB se-Kabupaten Alor pada acara yang bertajuk Sosialisasi Kebijakan dan Strategi Advokasi KIE Program Pembangunan Kependudukan dan KB Kepada Pengelola Tingkat Kecamatan/Kabupaten Alor di Resto Mama - Kalabahi, Sabtu (04/05/2013). Kegiatan terselenggara atas kerjasama Perwakilan BKKBN Provinsi NTT dengan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Alor dalam rangkaian peringatan hari keluarga ke XX yang digelar di Kabupaten Alor pada tanggal 6 Mei 2013.

Para pahlawan kependudukan, sebutan bagi Bidan dan PLKB yang diucapkan Dra. Theodora Pandjaitan, M.Sc pada kesempatan itu, menekankan perlu adanya peningkatan kinerja dalam pelaksanaan program KKB, karena ini adalah misi bersama dalam membangun daerah Nusa Tenggara Timur khsusunya di Kabupaten Alor. “Setelah bekerja keras selama ini, kita harus bekerja cerdas”, imbuhnya, supaya tidak kelelahan nantinya.

Dalam paparannya dijelaskan tentang sasaran Program Kependudukan dan KB dalam RPJMN 2010-2014, sasaran target RKP, terutama bagaimana menurunkan Laju pertumbuhan penduduk, menurunkan TFR,  meningkatkan CPR cara modern, menurunkan unmet need dan menurunkan ASFR 15−19 tahun, serta meningkatkan median usia kawin pertama perempuan.

Lebih lanjut dikatakan oleh Theodora bahwa nilai anak ideal masih tinggi, oleh karena masyarakat masih menganut faham banyak anak banyak rejeki dan dibutuhkan untuk tenaga kerja di lahan keluarga. Oleh sebab itu program KB diarahkan kepada peningkatan kualitas hidup masyarakat di NTT. Berdasarkan teori yang menyatakan bahwa “pertumbuhan otak anak dimulai dari janin dalam kandungan hingga lahir sampai dengan umur 5 tahun, maka perencanaan setiap kelahiran merupakan salah satu jawaban dalam pembentukan generasi berencana, sehingga akan lahir generasi berkualitas, ungkapnya.

Sebelum memberikan materi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTT, Dra. Theodora Pandjaitan, M.Sc, pada kesempatan itu dinobatkan sebagai “Mama Alor”,  merupakan sambutan adat oleh masyarakat di Kabupaten Alor, dengan cara memakaikan pakaian khas adat Alor, oleh Kepala BPPKB Kab. Alor, disaksikan oleh semua peserta pertemuan. Kegiatan itu dimaksudkan agar senantiasa Program Kependudukan dan KB di Kabupaten Alor selalu diberikan motivasi dan mendapatkan perhatian oleh Perwakilan BKKBN Provinsi NTT, sebagaimana orang tua dengan anaknya.